get app
inews
Aa Text
Read Next : Gas Raksasa Ditemukan di Kukar, Bupati Tegas: Jangan Cuma Diambil, Harus Kembali ke Rakyat

Tes Urine Mendadak Digelar, Lapas Tenggarong Perang Terhadap Narkoba

Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:57 WIB
header img
Pelaksanaan tes urine dan sosialisasi pencegahan narkoba di Lapas Kelas IIA Tenggarong, Jumat (8/5/2026). (Foto: Istimewa).

TENGGARONG, iNewsKutai.id — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong menegaskan komitmennya memberantas peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, pungutan liar, hingga praktik penipuan di dalam lapas melalui Apel Ikrar Zero Halinar dan tes urine mendadak, Jumat (8/5/2026).

Langkah itu merupakan tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) agar seluruh jajaran pemasyarakatan memperkuat integritas dan pengawasan internal.

Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa, menegaskan tidak boleh ada lagi toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba maupun penggunaan handphone ilegal di lingkungan lapas.

“Walaupun tidak banyak, tapi ada. Mudah-mudahan dengan ikrar ini semua benar-benar melaksanakan,” ujar Wayan.

Usai apel, Lapas langsung menggelar tes urine mendadak bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutai Kartanegara dan Satresnarkoba Polres Kukar. Sebanyak 30 warga binaan pemasyarakatan (WBP) serta 10 petugas dipilih secara acak untuk menjalani pemeriksaan.

Proses pemeriksaan turut dikawal Satops Patnal guna memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan valid. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif narkotika maupun zat adiktif lainnya.

“Hasilnya nihil penyalahgunaan. Ini bukti bahwa ikrar tadi bukan sekadar seremonial. Zero Halinar adalah harga mati,” kata Wayan.

Menurut dia, tes urine akan dilakukan rutin setiap bulan tanpa pemberitahuan sebelumnya sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di dalam lapas.

Selain tes urine, pengawasan di pintu masuk juga diperketat. Pemeriksaan terhadap tamu dan barang bawaan dilakukan lebih ketat untuk mencegah masuknya barang terlarang.

“Kami ketatkan penjagaan di pintu masuk. Semua tamu diperiksa untuk memastikan barang yang masuk tidak ada yang terlarang,” ujarnya.

Wayan memastikan sanksi berat menanti petugas maupun warga binaan yang terbukti terlibat narkoba atau pelanggaran lain. Untuk petugas, sanksi terberat berupa pemecatan hingga proses pidana.

“Kalau melakukan pelanggaran sedikit pun terkait narkoba atau HP ilegal, tidak segan-segan dipidanakan. Kalau petugas, jelas pecat,” katanya.

Sementara itu, warga binaan yang kembali terlibat kasus narkoba atau tidak menunjukkan perubahan perilaku dapat dipindahkan ke Lapas Nusa Kambangan untuk menjalani pembinaan khusus.

Saat ini, Lapas Kelas IIA Tenggarong dihuni sekitar 1.359 warga binaan dengan total 127 petugas. Menurut Wayan, hampir 70 persen penghuni lapas tersangkut kasus narkotika.

Kondisi tersebut membuat pihak lapas berupaya memperkuat program pembinaan dan rehabilitasi melalui berbagai kegiatan positif agar warga binaan tidak kembali terjerumus.

“Jangan dibiarkan nganggur atau bengong. Kalau tidak ada kegiatan, pikirannya bisa ke mana-mana. Makanya kami ingin memperbesar wadah pembinaan kemandirian,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan telah berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara guna memperkuat dukungan terhadap program pembinaan di Lapas Tenggarong.

Selain tes urine, kegiatan turut diisi sosialisasi bahaya narkoba dan pencegahan penipuan yang diikuti 80 perwakilan warga binaan dari setiap kamar hunian. Sosialisasi itu menitikberatkan pada edukasi bahaya akses komunikasi ilegal serta upaya menciptakan lingkungan lapas yang aman dan tertib.

Keterlibatan BNK Kukar dan Satresnarkoba Polres Kukar dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan sinergi antar aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Editor : Dzulfikar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut